Pembagian Puasa Berdasarkan Hukum Fiqih Islam

Bertepatan dengan moment bulan ramdhan 2014, maka karuhun ingin kembali berbagi content hangat bermanfaat untuk menambah pahala di bulan suci dengan ngaji online sebagai media talabul 'ilmi. Tema kali ini tentang pembagian puasa sesuai dengan klasifikasinya berdasarkan hukum fiqih islam, tujuannya tidak lain agar para pembaca mengetahui kapan saja waktu yang diwajibkan, disunnahkan, dimakruhkan bahkan diharamkan untuk berpuasa secara hukum, dalam hal ini telah dirumuskan oleh para pakar alim ulama terdahulu (salaf) atas ijtihad yang mereka lakukan berdasarkan referensi yang bisa dipertanggung jawabkan

ngaji online bareng karuhun tentang hukum puasa sunnah haram wajib makruh

Puasa Sunnah

Maksudnya ialah puasa yang jika dikerjakan akan mendapat pahala, namun sebalinkya jika ditinggalkan pun tidak apa apa (tidak berdosa). Dalam pelanksanaannya orang yang melakukan puasa akan mendapatkan beberap keutamaan seperti yang telah karuhun bahas pada halaman ' 10 macam puasa sunnah dan keutamaannya'
  1. Puasa 6 hari di bulan syawal
  2. Puasa 10 hari pertama bulan Dzulhijjah
  3. Puasa hari Arofah
  4. Puasa Muharram
  5. Puasa Assyuro
  6. Puasa Sya'ban
  7. Puasa pada bulan Haram (bulan yang dihormati) yaitu bulan dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab
  8. Puasa Senin dan Kamis
  9. Puasa tiga hari setiap bulan
  10. Puasa Nabi Dawud

Puasa Wajib

Ibadah puasa yang harus dikerjakan (wajib) oleh kaum muslimin/muslimat yang telah mukalap serta memenuhi syarat, rukun puasa. Adapun hukumnya wajib untuk beberapa jenis puasa berikut ini 
  1. Wajib karena waktu yakni puasa ramadhan
  2. Wajib karena adanya sebab dan dia adalah puasa dalam membayar kaffarat
  3. Wajib karena seseorang telah mewajibkan atas dirinya seperti puasa nazar

Puasa Makruh

  • Puasa yang terus menerus sepanjang masa (continue)
  • Tidak termasuk dua hari raya dan hari tasyriq

Puasa Haram

Jika mengerjakan puasa pada waktu tertentu maka hukumnya adalah haram seperti pada waktu waktu berikut ini
  • Puasa pada hari raya pertama Idil Fitri
  • Puasa pada hari raya Pertama Haji
  • Puasa tiga hari sesudah hari raya haji atau hari tasyriq yakni pada 11, 12, 13 Zulhijjah
Demikian pembagian puasa berdasarkan hukum islam, semoga para pembaca budiman lebih arif dan bijaksana lagi dalam mengerjakan puasa selain di bulan ramadhan mohon agar mempertimbangkan kembali antara waktu dan ketentuannya sesuai dengan kajian diatas. Wallahu 'alam !

1 comments:

  1. terima kasih banyak untuk artikelnya yang sangat bermanfaat ini. Sekadar info, Anda juga bisa belajar banyak mengenai fiqih di http://ensiklopedifiqih.com. Salam

    ReplyDelete