Amal yang Mengalirkan Pahala Pasca Kematian

Amal ibadah yang mengalirkan pahala setelah kematian - Imam Muslim dalam kitab Shahihnya meriwayatkan sebuah hadits popular yang artinya,

"Jika seorang hamba meninggal dunia maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara yaitu shadaqah jariah, Ilmu yang memberikan manfaat dan Anak Shalih yang mendoakannya. " 

Dalam mengomentari hadits ini Sayyid 'Alawi bin 'Abbas Al Maliki Al Hasani menegaskan bahwa terputusnya substansi amal seseorang sebab kematian adalah hal yang nyata sebab orang yang telah meninggal dunia tidak bisa beraktivitas dan tidak lagi berstatus mukallaf setelah kematiannya. Maksud sesungguhnya hadits ini adalah bahwa ada sebagian amal yang tetap bisa dirasakan pengaruhnya setelah kematian. Pahala amal tersebut tidak berhenti tapi tetap mengalir meskipun telah terjadi kematian.

Yang dimaksud dengan shadaqah jariah adalah sedekah yang tidak terputus seperti menggali sumur, mewakafkan mushaf, dan membangun masjid atau pondok. Yang dimaksud ilmu yang memberi manfaat adalah ilmu syar'i yang memberikan manfaat dan bisa mengantar meraih kenikmatan yang kekal dan selamat dari siksa abadi. Ilmu yang memberikan manfaat ini bisa dilakukan secara langsung dengan menyusun kitab atau hanya menjadi faktor penyebab bermanfaatnya ilmu tersebut seperti mewakafkan kitab-kitab karya para ulama. Anak shalih (muslim) yang mendoakan bisa mengalirkan pahala kepada orang tuanya karena anak adalah hasil usaha orang tuanya. Karenanya tatkala telah meninggal dunia, orang tua tetap akan mendapatkan pahala yang setara dengan pahala seluruh kebaikan yang dilakukan anaknya yang shalih atau muslim. Inilah anugerah Allah kepada para orang tua yang memberikan pahala kebaikan anaknya kepadanya namun tidak memberikan dosa atas perbuatan buruk anaknya.

3 amal jariah pahala tak pernah putus


Amal perbuatan yang tetap mengalirkan pahala sepeninggal seseorang sesungguhnya tidak terbatas pada tiga amal di atas. Karena dalam hadits riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah Rasulullah shallallahu wasallam bersabda yang artinya,

"Sesungguhnya sebagian amal dan kebaikan yang menyusul orang mukmin setelah meninggal dunia adalah ilmu yang ia sebarkan, anak shalih yang ia tinggalkan, mushaf yang ia wariskan, masjid yang ia bangun, rumah yang ia dirikan untuk orang-orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan (ibnu sabil), sungai yang ia alirkan, dan shadaqah yang ia keluarkan dari hartanya sendiri dalam kondisi sehat dan saat masih hidup yang menyusul setelah kematiannya" 

Dalam hadits ini disebutkan tujuh amal yang pahalanya tetap mengalir kepada seseorang setelah ia meninggal dunia. Jika dijumlahkan dengan hadits pertama yang menyebutkan tiga amal berarti jumlah totalnya adalah sepuluh.

BULETIN HAWARIY  (Sumber : Fathul Qarib Al Mujib 'ala tahdzibit Targhib wat Tarhib)

0 comments

Post a Comment