Ibnu Taimiyah - Tentang Manfaat Amal Orang Lain Part I

Pemikiran Ibnu Taimiyah Wahabi - yang dijadikan sebagai rujukan utama kalangan yang mengklaim bermadzhab salaf ternyata menyatakan bahwa

Siapapun yang berkeyakinan bahwa seseorang tidak bisa mendapat manfaat kecuali dengan amal perbuatannya sendiri

Maka ia telah merobek-robek consensus ulama. Beliau berpendapat demikian dengan menyebutkan beberapa alasan yang di antaranya adalah sebagai berikut : 

penggagas pemikiran radikal wahabi ibnu taimiyah

  1. Seseorang bisa mendapat manfaat dari do'a orang lain dan hal ini berarti memperoleh manfaat dengan amal perbuatan orang lain 
  2. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memberi syafa'at kepada mereka yang berada di mahsyar dalam proses hisab kemudian memberi syafa'at kepada penghuni surga dalam memasukinya selanjutnya memberi syafaat kepada para pendosa besar dalam keluar dari neraka. Semua ini adalah memperoleh manfaat dengan perbuatan orang lain
  3. Setiap nabi dan orang shalih memiliki syafaat dan manfaat dari amal orang lain
  4. Para malaikat mendoakan dan memohonkan ampunan untuk penghuni bumi dan hal ini adalah memperoleh manfaat dengan amal perbuatan orang lain
  5. Sesungguhnya Allah akan mengeluarkan dari neraka orang yang belum pernah sama sekali berbuat baik semata-mata berkat rahmat-Nya dan hal ini adalah mendapat manfaat dengan amal perbuatan orang lain
  6. Anak-anak orang mukmin akan masuk ke surga berkat amal perbuatan orang tua mereka dan hal ini adalah merasakan manfaat dengan murni amal perbuatan orang lain
  7. Allah berfirman dalam Al Kahfi : 82 yang mengisahkan dua anak yatim yang artinya, "Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, Maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu...." Kedua anak yatim tersebut mendapat manfaat dengan kesalihan ayah mereka berdua yang bukan usaha mereka berdua 
  8. Mayit merasakan manfaat dengan sedekah atas nama dirinya dan dengan memerdekakan budak berdasarkan nash hadits dan ijma' dan hal ini adalah memperoleh manfaat dengan amal orang lain
  9. Haji yang berstatus wajib bisa gugur dari mayit dengan haji yang dilakukan oleh walinya berdasarkan nash hadits dan hal ini adalah mendapat manfaat dengan amal perbuatan orang lain
  10. Haji dan puasa yang status keduanya adalah nadzar bisa gugur dari mayit dengan dilakukan oleh orang lain berdasarkan nash hadits dan hal ini adalah memperoleh manfaat dengan amal perbuatan orang lain
  11. Orang yang terlilit hutang yang nabi menolak menyolatinya sampai hutangnya dilunasi oleh Abu Qatadah dan oleh Ali bin Abi Thalib atas orang lain yang juga terlilit hutang, mendapat manfaat dengan shalat jenazah yang dilakukan nabi dan menjadi dingin kulitnya dengan dilunasi hutangnya dan ini adalah mendapat manfaat dengan amal perbuatan orang lain 


Manhajussalaf karya Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki

0 comments

Post a Comment