Profil Desa Tanjungsari

Profil yang akan karuhun ceritakan kali ini adalah Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji Majalengka bukan Bogor, Sumedang ataupun surabaya karena google sendiri telah mengindeks banyak sekali varian dengan query tanjung sari. Lokasi desa terletak di jalur utama lalu lintas yang menghubungkan antara Rajagaluh - Majalengka kota tepatnya di sebelah timur bersebelahan dengan desa salagedang. Berikut adalah batas wilayah desa tanjungsari dari empat arah
  1. Gunungkuning, sebelah Selatan
  2. Jayi, sebelah Utara
  3. Cemplang sebelah Timur
  4. Salagedang sebelah Barat
inilah foto balai desa bale tanjungsari majalengka
foto bale desa tanjungsari

Sejarah Singkat

Sebagaimana telah karuhun sebutkan sebelumnya bahwa tanjungsari merupakan salah satu desa hasil pamekaran (pecahan wilayah) dari salagedang sehingga memiliki kaitan erat sejarah yang tidak bisa dipisahkan. Sebagai desa yang baru dibangun maka tidak sulit untuk membaca sejarah tanjung sari tinggal meneruskan riwayat desa salagedang saja. Alkisah bermula dari perluasan wilayah salagedang pada tanggal 3 Mei 1983 secara administratif tanjungsari resmi berpisah dan mendirikan kampung halaman sendiri yang dipimpin langsung oleh pejabat sementara (PJS) skretaris desa salagedang, Bapak Mahdi dalam kurun waktu 7 bulan lamanya, baru setelah itu tanjungsari dipimpin oleh pejabat resmi kepala desa (kuwu) terpilih Bpk. Drs. Didi Suryadi hingga masa jabatan tahun 2012 kemudian dilanjutkan lagi oleh Bpk. Tasrip hingga sekarang (2015).

Sejarah penamaan desa tanjungsari berasal dari Bpk. Toma (H. Khoerudin) ketika diadakannya rapat akbar untuk menentukan nama desa yang baru ini. Secara linguistik nama tanjungsari merupakan 2 kalimat majemuk yakni gabungan dari dua kata Tanjung dan Sari. Kata Tanjung itu sendiri berasal dari nama pohon dulu yang banyak tumbuh di sebelah timur pesawahan desa salagedang sementara Sari memiliki makna buah, cairan (isi) dari buah buahan. Jika diartikan Tanjugsari berarti pohon tanjung yang berbuah, nah buah tanjung itu sendiri kini telah berubah wujud menjadi pasar tanjung pada tahun 1974, karena di wilayah itu sendiri sudah tidak ditemukan lagi pohon tanjung.

proses pembangunan pasar tanjungsari renovasi
proyeksi pasar tanjungsari 2015

Silsilah Nama Kuwu Tanjungsari


No
Nama
Masa Jabatan
1
Embah Soleh (Buyut Rurah)
1735 – 1765
2
Mukarab
1765 – 1795
3
Anggajaya
1795 – 1820
4
Tajong
1820 – 1855
5
Nursa
1855 – 1880
6
Natawijaya
1880 – 1906
7
Zen
1906 – 1946
8
Abah Hormat (Natawijaya)
1946 – 1956
9
Natapraja (H. Abdul Ajid)
1956 – 1966
10
Abdul Fatah (H. Abdul Ghani)
1966 – 1978
11
Baing Jayawinata
1978 – 1988
12
Komarudin
1988 – 1998
13
A. Solehudin ( Pejabat )
1998 – 2001
14
Juhari Durahman
2001 – 2006
15
Jaja Suja’i  (PJS) Pejabat Sementara
2006 – 2007
16
H. Sholehudin
2007 – 2013
17
Mahmudin
2013 – 2018

Pasca Pamekaran
No
Nama
Masa Jabatan
1
Mahdi
1983 (PJS)
2
Diding Rosidi, S.Ip.
1984 - 2002
3
Drs. Didi Suryadi
2002 - 2012
4
Tasrip
2012 - sekarang
Sumber data: Tanjungsarisukahaji.desa.id

Potensi Dan Aspek Bisnis

Apa saja potensi yang dimiliki kampung tanjungsari? tidak jauh berbeda dengan sesepuh desa pendahulunya (salagedang) yakni batu alam templek dan koral (split) yang digali dari sebelah selatan tarikolot mendekati desa Gunungkuning. Potensi alam yang dimiliki tanjungsari benar-benar memberikan peluang besar untuk dijadikan mata pencarian sebagian besar masyarakat dalam mengais rezeki. Banyak sekali para pengusaha batu telah sukses meraup rupiah dengan menjadi distributor batu alam majalengka dengan sekala pasar nasional. Beberapa aktifitas di area gunung batu yang lazim dikerjakan oleh masyarakat setempat antara lain : mekprek batu, motong (membelah) dan mengangkut. Selain memiliki alam yang sangat potensial desa tanjungsari juga didukung oleh potensi

Kegiatan Remaja Desa


0 comments

Post a Comment